Total Tayangan Halaman

Kamis, 04 April 2013

((.. MARI JAGA LISAN,…Saudaraku ..))



Orang bilang ucapan itu lebih tajam dari silet.. Nah lo?? Tapi kalo dipikir-pikir emang bener juga, Sedikit saja ucapan yang terucap, yang bisa menyakiti hati orang lain,, maka akan membekas, membuat goresan yang mendalam, akan sulit sembuh walau dibawa ke dokter spesialis penyakit dalam manapun..
Dapat berakibat  fatal,.. akan menimbulkan dendam berkepanjangan yang berujung pada rusaknya ketentraman hidup.
Lidah adalah salah satu penyebab banyak orang tertimpa masalah, karena lidah, badan bisa jadi binasa. dan kemurkaan Allah S.W.T. akan turun kerana menyakiti orang lain melalui lidah.
 
 
Karena lidah yang selalu mencaci-maki, sumpah serapah, menertawakan orang dan mengumpat,  dapat menjerumuskan kita pada masalah yang tek berkesudahan. Masalah itupun kita yakini  menjadi balasan Allah atas perbuatan kita karena kita tidak bisa menjaga lidah.
Ketahuilah Saudaraku…, bahwa bahaya lidah itu besar. Tidak akan bisa kita hindari bahanya itu  selain dengan diam.  Karena itulah, Agama sangat mengajarkan kita untuk tidak terlalu banyak bicara yang tidak perlu dan menganjurkan kita untuk  diam, Nabi S.A.W. bersabda.
"manshomata najaa" Artinya: "Barangsiapa diam, niscaya ia terlepas (dari bahaya)". 

Rasulu'llah S.A.W. bersabda: "Barangsiapa menjamin bagiku, apa yang ada diantara dua tulang rahangnya (lidah) dan Yang diantara dua kakinya (kemaluan), niscaya akan aku jamin baginya surga". 

Rasulu'llah S.A.W. juga bersabda Artinya: 
Barangsiapa beriman kepada  Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia berkata yang baik atau ia diam". (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah.).
oleh karenanya Saudaraku…  jika kita ingin selamat didunia dan di akhirat,, mari kita pertebal keimanan kita kepada Allah, jauhi syirik dan kita jaga lidah kita dari perkataan yang sia-sia dan jaga kemaluan kita,..
Dengan begitu, Insyaallah kita akan selamat.  Amiiin.    





Rabu, 03 April 2013

::"" WAHAI HATI... Tenanglah ""::



Harta berlimpah, rumah bertingkat, mobil mewah, istri juga cantik memikat, anak-anak lucu, pintar dan taat, dan segala yang kita inginkan dengan mudah bisa kita dapatkan,  tak selamanya mampu mendatangkan kebahagiaan, tak selamanya bisa mendatangkan ketenangan dan kesejukan dalam hati, padahal setiap hari kita tak pernah meninggalkan sholat lima waktu, belum lagi ditambah dengan mengerjakan sholat sunat,  tapi mengapa hati kita tidak tenang dan gembira? 
kadang yang timbul adalah rasa takut kehilangan semua yang dimiliki, rasa congkak, sombong dan tak pernah puas menggerogoti hati kita.

Mungkin, selama ini kita memang telah lupa untuk bersyukur atas apa yang telah dianugerahkan Allah kepada kita, kita lupa bahwa sebagian dari rezeki yang kita terima, didalamnya ada hak orang lain, kita lupa berzakat, berbagi pada sesama.  
Kita tak pernah mau menghargai setiap nikmat yang kita peroleh, padahal nikmat yang telah Allah anugerahkan kepada kita, takkan pernah dapat kita hitung, bahkan seandainya seluruh air lautpun dijadikan tinta untuk menulis nikmat-nikmat yang telah kita terima, maka takkan cukup air laut itu untuk menulisnya.
Dan ketika kita menginginkan sesuatu, kita berdoa pada Allah setiap saat. Kita bermunajat dengan sungguh-sungguh pada Allah. Tapi.. kenapa doa kita sulit dikabulkan? Sedangkan Allah ada dalam Al-Qur’an berfirman. "Ud’Unii Fastajiblakum” Berdoalah pada Ku, niscaya akan Ku kabulkan...,.




Apa yang sesungguhnya terjadi pada diri kita?
Ketika kebahagiaan datang kepada kita, kita terlena dan lupa kepada sang pemilik kehidupan, kita lupa dan lalai mengerjakan perintah-Nya, 
dan ketika kehancuran, kesedihan, penderitaan datang menghampiri,, barulah kita tersadar dan kembali bersimpuh dihadapan-Nya. kita berdo'a setiap saat meminta pertolongan Allah..
Sungguh kita tak memiliki rasa malu.. ketika butuh baru kita mendekat,,..
bagaimana Allah mau mengijabah do'a-do'a kita, hati kita sudah demikian terkotori oleh rasa dengki, kesombongan, dan kufur nikmat.

Untuk itu...mari kita perbaiki hati kita, kita bersihkan dengan banyak mengingat Allah... agar hati kita menjadi lebih tenang.... Amiiin.


lirik lagu "Jagalah Hati" by AA.Gym.

Jagalah hati jangan kau kotori
Jagalah hati lentera hidup ini
Jagalah hati jangan kau nodai
Jagalah hati cahaya ilahi

Bila hati kian bersih, berfikir pun selalu jernih
Semangat hidupkan gigih, prestasi mudah di raih
Tapi bila hati busuk, pikiran jahat merasuk
Aqhlak kian terpuruk, dia jadi mahluk terkutuk
(Kembali ke reff)

Bila hati kian suci, tak ada yang tersakiti
Pribadi menawan hati, ciri mukmin sejati
Tapi bila hati keruh, batin pun selalu gemuruh
Serasa diburu musuh, dengan Allah kian jauh
(Kembali ke reff)

Bila hati kian lapang, hidup susah tetap senang
Walau sulit menghadang, di hadapi dengan tenang
Tapi bila hati sempit, segalanya jadi rumit
Seakan hidup terhimpit, lahir batin terasa sakit
(Kembali ke reff)

Bila hati kian benci, tutur kata penuh caci
Perilaku tak terpuji, bisa jadi mahluk keji
Namun bila penuh sayang, hati pun akan di sayang
Hidup pun terasa lapang, hidup bersamakan senang
(Kembali ke reff)

Bila hati penuh tawadhu’, hidup indah semanis madu
Aqhlak menawan qolbu, berpisah pun selalu dirindu
Tapi bila hati takabur, hatipun selalu bergembur
Merasa sehebat guntur, akhirnya masuk kubur
(Kembali ke reff)

Bila hati penuh dendam, bagai api dalam sengkam
Penuh bara kehancuran, hidup pun jadi mengerikan
Tapi bila memaafkan, batin tentram menyejukkan
Asal lawan jadi kawan, hidup damai kita rasakan
(Kembali ke reff)

Bila hati iri dengki, tak rela orang dapat rezeki
tak pernah mau memuji, hanya bisa mencaci maki
Namun hati yang bersyukur, kebaikan tak pernah kendur
Apalagi kalau kita akur, negri ini akan segera makmur
(Kembali ke reff)

Bila hati bermusuhan, kedamaian hanya impian
Ciwuh saling melumpuhkan, negri ampuh memilukan
Namun bila hati bersatu, kekuatan kan terpadu
 Kita bangkit untuk maju, bangun negri yang kita rindu
(Kembali ke reff)

 

## YANG SLALU TERKENANG ##



Sudah hampir satu tahun Engkau pergi, pergi dan takkan mungkin kembali.. namun kenangan yang telah tercipta selama ini, akan tetap terkenang selamanya…

4 Juni 2012, ketika tanpa pesan, Engkau pergi menghadap Illahi..  begitu tiba-tiba, hingga tak sempat kami pinta maaf dan ampunan darimu Ibu.. tapi kami yakin tanpa dimintapun, Engkau pasti telah memaafkan salah dan khilaf kami…

Engkau adalah yang terbaik, Ibu yang terbaik di Dunia ini,..
Sosok Ibu yang patut jadi panutan.. Ibu yang penuh pengabdian pada suami.. berbakti dan selalu menerima apa adanya,.. kesederhanaan dan kebersahajaan yang selama ini kau jalani, tak pernah menghabiskan kesabaranmu merajut rumah tangga… tangan cekatan dan uletmu tak pernah letih berbuat untuk keluarga….
Engkau yang mendidik anak-anakmu dengan penuh cinta kasih,,, tidak dengan pukulan,,tidak dengan amarah maupun ancaman, pantaslah diberikan nominasi sebagai guru terbaik… 

Tangan terampilmu mengolah bahan makanan menjadi masakan yang beraneka ragam, rasa dan bentuk,, yang menghadirkan kelezatan di lidah kami,, masih terasa hingga sekarang, yang akan terus mengingatkan kami kepadamu..
Engkau Ibu.. yang takkan pernah bisa tidur, sebelum suami dan anak-anakmu pulang, yang akan selalu menunggu didepan pintu meski waktu telah larut, dan yang selalu terbangun sebelum suami dan anak-anakmu bangun .. mengajarkan kami akan kasih sayang orang tua yang tak akan pernah habis, walau kami telah beranjak dewasa… kasih sayang yang tak lekang oleh waktu…, 

Engkau Ibu yang selalu taat beribadah, dermawan, gemar menghadiri  majelis ta’lim, dan berpuasa menjadikanmu sosok yang tenang, sabar dan iklas… semoga Amal Ibadahmu diterima di sisi Allah SWT.dan menempatkanmu ditempat yang layak (Surga) disisi-Nya. Amiiin…
Selamat jalan Ibu… Kami Ikhlas atas kepergianmu.. karena memang semuanya akan kembali ke sisi Tuhannya..
 Innalillahi wainna ilaihi roji’un.. Semua milik Allah SWT dan akan kembali pada-Nya  
 
Hj. Siti Hafizah (Almh).

Rabu, 05 September 2012

<< Inilah Episode Kehidupan... Saudaraku>>

Mari kita renungi bersama (sebuah Contekan bermanfaat..)
1. Ketika Akan Menikah
# jangan lah mencari istri tapi carilah ibu bagi anak - anak kita
# janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak - anak kita

2. Ketika Melamar
# Anda bukan sedang meminta kepada wali atau orang tua si gadis , tetapi meminta kepada Alloh melalui orang tua si gadis.

3. Ketika Menikah
# Anda bukan menikah di hadapn penghulu tappi di hadapan Alloh

4. Ketika Resepsi Pernikahan
# Catat dan hitung semua tamu, yang datang untuk mendoakan anda….karena anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berfikir untuk bercerai karena menyia - nyiakan doa mereka.

5. Sejak malam pertama
# Bersyukurlah dan bersabarlah , anda adalah seorang anak manusia dan bukan sepasang malaikat.

6. Selama Menempuh hidup berkeluarga
# Sadarilah bahwa jalan yang akan di lalui tidak melulu jalan bertabur bunga tapi juga semak belukar yang penuh onak dan duri.

7. Ketika biduk rumah tangga oleng
# Jangan saling melepas tangan , tapi sebaliknya justru semakin erat berpegangan tangan.

8. Ketika Belum memiliki anak
# Cintailah istri atau suami anda seratus persen.

9. Ketika memiliki anak
# Jangan bagi cinta anda kepada suami / istri dan anak anda, tetapi cintailah istri atau suami anda seratus persen dan cintai anak - anak masing - masing seratus persen.

10. Ketika ekonomi keluarga belum membaik
# yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan istri.

11. Ketika Ekonomi membaik
# Jangan lupa jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita .

12. Untuk anda adalah suami
# Boleh bermanja - manja kepada istri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggungjawab apabila istri membutuhkan pertolongan anda.

13. Ketika anda adalah istri
# Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemahlembut tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.

14. Untuk mendidik anak
# Jangan pernah berfikir bahwa orangtua yang baik adalah yang tidak pernah marah kepada anaknya karena orangtua yang baik adalah yang jujur kepada anak.

15. Ketika anak bermasalah
#Yakinlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak mau bekerjasama dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak di dengar orangtua.

16. Ketika ada PIL
# jangan di minum, cukuplah suami sebagai obat

17. Ketika ada WIL
# jangan di turuti, cukuplah istri sebagai pelabuhan hati

18. Ketika Memilih Potret Keluarga
# Pilihlah potret keluarga sekolah yang dalam masa pertumbuhan menuju potret keluarga masjid

19. Ketika Ingin Langgeng Harmonis
# Gunakan Formula 6 K
* ketakwaan
* kasih sayang
* Kesetiaan
* komunikasi dialogis
* keterbukaan
* kejujuran


semoga bermanfaat Saudaraku untuk meningkatkan kualitas hidup kita, Amiiin.

Selasa, 20 Maret 2012

JANGAN BIARKAN DIRIMU HANCUR....

Suatu ketika, ada seorang ustadz memulai kotbahnya dengan mengeluarkan selembar uang seratus ribu yang baru. Kemudian dia bertanya "Siapa di antara kamu yang mau uang ini, jika diberikan ikhlas padamu?" Langsung saja yang mengangkat tangan banyak sekali.
Katanya lagi " Ya, ini akan saya berikan, tapi sebelumnya biar saya melakukan hal ini". Ustadz tersebut meremas uang kertas seratus ribu itu, menjadi gulungan kecil yang kumal.
Kemudian dia buka lagi ke bentuk semula : lembaran seratus ribu, tapi sudah kumal sekali. Lalu dia bertanya " Siapa yang masih mau uang ini?" Tetap saja banyak yang angkat tangan, sebanyak yang tadi.
"Oke, akan saya kasih, tapi biarkan saya melakukan hal ini". Dia menjatuhkan lembaran uang itu ke lantai, terus diinjak-injak pakai sepatunya yang habis berjalan di tanah becek sampai nggak karuan bentuknya. Dia tanya lagi" siapa yang masih mau?" Tangan-tangan masih saja terangkat. Masih sebanyak tadi.
"Nah, sahabatku, sebenarnya aku dan kau sudah mengambil satu nilai yang sangat berharga dari peristiwa tadi. Kita semua masih mau uang ini walau bentuknya sudah nggak karuan lagi. Sudah jelek, kotor, kumal... tapi nilainya nggak berkurang: tetap seratus ribu rupiah.

Sama seperti kita. Walau kau tengah jatuh, tertimpa tangga pula... tengah sakit, tengah hancur pula, atau kau gagal, nggak berdaya, terhimpit, dan merasa terhina, kecewa dan terkhianati, atau dalam keadaan apapun, kau tetap nggak kehilangan nilaimu... karena kau begitu berharga. Jangan biarkan kekecewaan, perasaan, ketakutan, sakit hati, menghancurkan kamu, harapanmu, atau cita-citamu."
"Kamu akan selalu tetap berharga, bagi dirimu, bagi diriku, bagi sahabatmu, bagi sahabat yang lain dan kau tetap sama dimata Tuhan
Dia yang diambil dari tulang rusuk Laki-laki. Jika Allah mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi. Dialah penolongmu yang sepadan, bukan sparing partner yang sepadan.

Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki, perasaan, emosi, kelemah-lembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal sepele... hingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya...sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu... kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.

Allah SWT tidak menciptakan wanita dari kepala laki-laki untuk dijadikan atasannya. Tidak juga Allah SWT ciptakan wanita dari kaki laki-laki untuk dijadikan bawahannya. Tetapi Allah menciptakan wanita dari tulang rusuk laki-laki, dekat dengan lenganya untuk dilindunginya, dan dekat dengan hatinya untuk dicintainya.


Ia tetap wanita, yang diciptakan Allah SWT dengan segala kelebihan dan kekuranganya. Tidak bisa manusia dengan akalnya yang kerdil ini mengganti kedudukannya apa lagi fitrahnya.
Ia bagaikan sekuntum bunga terpelihara, tidak semua kumbang bisa menghisap madunya. Lemah lembutlah dalam memperlakukannya, karena kalau tidak, ia bisa seganas srigala.

Ia lembut bukan untuk diinjak, Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya.... tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya...Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki- laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki... apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu.